Postingan Sahara usai Yai Mim meninggal dunia jadi sorotan, dokter ungkap kondisi terakhir almarhum
Postingan Nurul Sahara di media sosial setelah Yai Mim meninggal dunia jadi sorotan.
Publik ramai mengomentari unggahan Sahara itu yang membahas soal kabar wafatnya sang seteru, Yai Mim.
Seperti diketahui, Yai Mim dan Sahara berseteru sejak tahun 2025.
Bukan cuma berpolemik, Sahara dan Yai Mim juga saling melaporkan ke polisi atas berbagai kasus.
Ujung dari laporan tersebut, Yai Mim jadi tersangka atas dugaan pelecehan seksual dan pornografi yang dilaporkan Sahara.
Resmi jadi tersangka, Yai Mim pun ditahan di Polresta Malang Kota sejak Januari 2026.
Lalu pada hari ini, Senin (13/4/2026) Yai Mim meninggal dunia di Polresta Malang Kota.
Kabar kematian Yai Mim itu turut dibagikan Sahara melalui akun TikTok-nya.
Sahara mengurai kedukaannya atas wafatnya Yai Mim.
"Keluarga besar Nurul Sahara mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Imam Muslimin (Yai Mim). Semoga Allah menerima amal ibadahnya, diberikan tempat terbaik di sisi Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tulis Sahara dalam akun media sosialnya.
Bukan cuma itu, Sahara juga melayangkan permintaan kepada khalayak.
Yakni agar publik memaafkan kesalahan almarhum Yai Mim.
"Mohon dimaafkan segala salah dan khilaf beliau ya," pinta Sahara.
Kondisi Yai Mim sebelum meninggal
Kabar meninggalnya dikabarkan mendadak, kondisi terakhir Yai Mim diungkap dokter.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhirin menceritakan kronologi wafatnya Yai Mim.
Sekira pukul 13.45 Wib, Yai Mim dijadwalkan bakal diperiksa di ruangan satuan reskrim Polresta Malang Kota.
Saat sedang berjalan dari rutan menuju ruang pemeriksaan, Yai Mim mendadak jatuh lemas dengan kondisi terduduk.
"Beliau sedang berjalan menuju ruang pemeriksaan dan akan diperiksa sebagai pelapor. Tiba-tiba lemas terus jatuh dalam kondisi duduk," ungkap Ipda Lukman Sobhirin.
Sebelum wafat, Yai Mim sempat diperiksa tim Dokter Kesehatan Polresta Malang Kota dengan hasil bagus.
“Hasilnya pemeriksaan Dokkes bagus, artinya tekanan darah normal 110/80 dan tidak ada tanda-tanda lain yang dirasa,” imbuh Ipda Lukman Sobhirin.
Guna mengetahui penyebab kematiannya, jenazah Yai Mim dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk dilakukan proses visum et repertum.
Perseteruan Yai Mim dengan Sahara
Untuk diketahui, polemik antara Sahara dan Yai Mim sempat viral di tahun 2025 lalu.
Awalnya Yai Mim memviralkan sosok Sahara dan suaminya karena katanya Sahara menggunakan lahannya untuk usaha rental mobilnya.
Tak terima dengan tuduhan tersebut, Sahara balik memviralkan Yai Mim dan merekam momen saat mereka cekcok.
Keributan antara Yai Mim dan Sahara kian merembet ke persoalan lain.
Yai Mim tersandung masalah soal video intimnya dengan sang istri yang beredar.
Atas segala polemik tersebut, konflik Yai Mim dengan Sahara kian memanas.
Yai Mim dan Sahara pun saling lapor ke kepolisian sejak September 2025.
Pada akhir September 2025, kedua belah pihak saling lapor atas dugaan pencemaran nama baik.
Lalu 7 Oktober 2025 Yai Mim melaporkan Sahara atas dugaan penistaan agama dan persekusi setelah dirinya merasa diusir oleh warga dari kediamannya.
Selanjutnya pada 23 Oktober 2025 Nurul Sahara melaporkan balik Yai Mim atas dugaan pelecehan seksual secara verbal dan pornografi.
Pada 19 Januari 2026, Yai Mim resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan pelecehan seksual dan pornografi, serta ditahan di Rutan Polresta Malang Kota.
Yai Mim disangkakan melanggar Pasal 36 UU Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi, Pasal 5 UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan atau Pasal 281 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.
Penetapan Yai Mim sebagai tersangka setelah polisi memeriksa sedikitnya 10 saksi yang mencakup tetangga dan orang terdekat, serta saksi ahli yakni ahli pidana, ahli ITE, dan psikiater.
Selain keterangan saksi, hasil pemeriksaan psikologis terhadap Sahara juga dilampirkan untuk memperkuat dugaan tindak pidana yang dilaporkan.
Kemudian, perkara dugaan pornografi tersebut naik ke proses penyidikan pada 13 November 2025, hingga penyidik melakukan gelar perkara pada 6 Januari 2026.
Usai gelar perkara, penyidik resmi menetapkan Imam Muslimin alias Yai Mim sebagai tersangka atas laporan dugaan pornografi yang dilayangkan oleh Nurul Sahara.
Beberapa bulan selanjutnya, kabar mengejutkan datang dari Yai Mim.
Mantan dosen UIN Malang itu meninggal dunia di Polresta Malang Kota, Senin (13/4/2026).
0 Response to "Postingan Sahara usai Yai Mim meninggal dunia jadi sorotan, dokter ungkap kondisi terakhir almarhum"
Posting Komentar