Pasang Iklan Gratis

Rusia larang anak-anak liburan ke Krimea imbas serangan Ukraina

  Gubernur Krimea di bawah Rusia, Sergei Aksyonov melarang anak-anak Rusia menjalani aktivitas liburan di wilayahnya. Sebab, serangan drone Ukraina masih terus meneror semenanjung di Laut Hitam tersebut. 

“Kebijakan ini penting untuk mempertahankan keamanan publik dan menjaga anak-anak dari segala ancaman,” tuturnya, dikutip dari DPA International, Selasa (23/6/2026). 

Sebelumnya, Rusia sudah melarang penjualan bahan bakar minyak (BBM) kepada individu dan bisnis. Keputusan menyusul kelangkaan BBM imbas serangan Ukraina.

1. Larangan diberlakukan hingga 1 September 2026

Aksyonov mengatakan bahwa larangan ini berlaku mulai 22 Juni hingga 1 September 2026. Alhasil, seluruh pemesanan hotel, admisi, dan akomodasi untuk anak-anak dan sekelompok pemuda di area wisata, festival, dan kamp musim panas. 

Tak hanya itu, situasi di Krimea saat ini sudah mengalami kelangkaan BBM dan listrik. Bahkan, pemerintah setempat sudah berencana untuk mengadakan pemadaman bergilir dan terdampak kemungkinan menyebabkan krisis air bersih.

2. Ukraina berusaha memblokade Krimea

Serangan bertubi-tubi Ukraina ke Krimea ini dimaksudkan untuk memblokade dan memutus akses Krimea dari Rusia. Maka dari itu, Ukraina memutuskan untuk melancarkan aksinya di Krimea dalam beberapa bulan terakhir. 

Dilansir Euronews, Ukraina sebelumnya sudah mengatakan bahwa perang tidak akan benar-benar berakhir hingga Krimea dibebaskan. Kiev menyebut, pembebasan Krimea akan mengembalikan kedaulatan Ukraina dan memulangkan komunitas Tatar Krimea ke rumahnya. 

3. Rusia menggunakan Krimea sebagai pangkalan militer

Setelah dianeksasi pada 2014, Rusia tidak hanya menggunakan Krimea sebagai wilayah dudukan baru. Namun, Moskow menggunakan Krimea sebagai salah satu pangkalan militer penting di kawasan Laut Hitam. 

Dilansir UNN, serangan bertubi-tubi Ukraina ke Krimea dan memutus suplai bukan berarti pembebasan Krimea. Namun, serangan ini menjadi cara untuk melemahkan pondasi dari wilayah dudukan tersebut dan membuat Rusia kesulitan memasok energi serta kebutuhan dasar lainnya. 


0 Response to "Rusia larang anak-anak liburan ke Krimea imbas serangan Ukraina"

Posting Komentar